28 Februari 2011

Gemblong Ketan Hitam



Masih rajin bikin jajanan tradisional niy, dalam rangka memberdayakan penggunaan tepung lokal. Gemblong atau ada yang bilang juga getas, adalah panganan khas Jawa, yang terbuat dari campuran tepung ketan dan parutan kelapa yang digoreng. Setelah itu, dibesta dengan gula pasir yang udah dicairkan hingga berserabut. Gemblong yang biasa dijual, kebanyakan terbuat dari tepung ketan putih dan dibalur gula jawa. Kali ini saya nemu resep unik. Tepung ketan putihnya dicampur dengan tepung ketan hitam. Rasanya jadi lain, tapi enak juga. Rasa khas tepung ketan hitamnya menonjol. Berpadu dengan gurihnya kelapa dan manisnya gula, panganan ini bener2 yummy. Apalagi disanding dengan teh ato kopi panas, dinikmati di sore hari yang mendung dan dingin. Heaven!


Gemblong Ketan Hitam
Sumber: Seri Masak Femina Primarasa "Penganan Tepung Beras & Ketan"

Bahan:
100 ml santan, dari 1/2 butir kelapa ----- sy pake santan instan & jumlahnya sy tambah 30 ml lagi
1/2 sdt garam
150 gr tepung ketan hitam
150 gr tepung ketan putih
300 gr kelapa agak muda, parut
minyak untuk menggoreng

Lapisan:
150 gr gula pasir
3 sdm air
1/8 sdt garam

Cara Membuat:
  1. Masak santan dangaram diatas api sedang sambil diaduk hingga hangat (tidak perlu mendidih). Angkat.
  2. Campur tepung ketan hitam, tepung ketan putih, kelapa dan garam hingga rata. Tuangi santan hangat sedikit demi sedikit, sambil diuleni hingga adonan kalis dan dapat dibentuk.
  3. Bagi adonan menjadi 25 bagian sama banyak. Bentuk setiap bagian bulat lonjong. Lakukan hingga bahan habis.
  4. Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan di atas api sedang hingga hangat. Masukkan beberapa buah gemblong, goreng sambil sesekali diaduk hingga mengapung. Besarkan api, lanjutkan menggoreng hingga gemblong matang, angkat dan tiriskan.
  5. Lapisan: masak gula, air dan garam dalam wajan di atas api sedang hingga kental dan berserabut. Kecilkan api, masukkan gemblong goreng, aduk cepat hingga seluruh permukaan gemblong terlapisi gula. Angkat dan sajikan.
Catatan:
  • di resep, jumlah cairan santannya 100 ml. tapi waktu saya coba, ternyata adonan belum bs dipulung. makanya saya tambahkan lagi cairan santannya 30 ml. jadi total santannya 130 ml.
  • bikin lapisan gulanya agak tricky. kalo terlalu kental, gemblong jadi susah tersalut gula dengan rata. jadi gunakan api sedang saja saat mencairkan gula & air. jangan terlalu besar apinya, agar gula tidak keburu menjadi karamel dan masih cukup encer membalut gemblong.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar