30 November 2011

Bakso Pong



Bakso Pong ini bukan kerabatnya Tahu Pong :). Tapi masih ada hubungannya dengan tahu, karena bakso nya terbuat dari tahu. Sebenarnya Bakso Pong ini adalah bakso goreng yang diberi kuah. Mirip bakso goreng yang suka ada di Bakwan Malang. Selain berbahan tahu, bakso nya juga terbuat dari daging ayam dan udang cincang. Hidangan berkuah ini cukup sederhana dan mudah membuatnya. Kuahnya hanya dibumbui bawang putih dan kecap asin. Walo begitu, nikmatnya ga kalah dengan Bakwan Malang. Yang bikin unik, biasanya hidangan bakso kuah suka diberi sawi hijau sebagai sayurannya. Tapi ini sayurnya daun selada. Jadi rasanya lebih ringan dan seger, karena ada krenyes2 dari si daun selada tadi. Oya, aslinya, bakso pong menggunakan rebung, tapi tidak saya pake, karena saya ga suka rebung. Mungkin kalo ada rebung nya, rasa baksonya jadi tambah unik kali yaa....:). *pssst, bakso pong ini sebenernya makanan dari daerah mana ya? ada yang tau?*


Bakso Pong
Sumber: Seri Masak Femina "Primarasa a la Cafe & Kaki Lima"

Bahan:
150 gr udang kupas, cincang
75 gr daging ayam cincang/giling
150 gr tahu putih, remas2, hancurkan
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam
2 sdm bawang merah goreng
1/2 sdm bawang putih goreng, remas2/hancurkan
3 sdm rebung, cincang halus ------ saya ga pake
2 sdm seledri, iris halus
4 sdm tepung kanji
1 butir telur, kocok
minyak untuk menggoreng
daun selada, daun seledri iris, sambal cabai (mgkn ini yang dimaksud sambal botolan. soale sambal ya dari cabai toh ^^)


Kuah:
2 sdm minyak goreng
4 siung bawah putih, iris
1 L kaldu ayam
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm kecap asin

Cara Membuat:
  1. Campur udang, ayam dan tahu. Bubuhkan merica dan garam, aduk. Masukkan bawang merah goreng, rebung, seledri, tepung kanji, dan telur kocok, aduk sampai tercampur rata.
  2. Bulatkan adonan sebesar kelereng (kalo saya sebesar bakso biasa). Goreng secara bertahap dalam minyak yang banyak dalam wajan hingga berwarna kuning kecoklatan dan matang, angkat, tiriskan, sisihkan.
  3. Kuah: panaskan minyak goreng dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum, masukkan ke dalam panci berisi kaldu. Bubuhkan garam, merica dan kecap asin, aduk.
  4. Masukkan bakso, masak sebentar hingga mendidih lagi, angkat segera. Tuang bakso beserta kuahnya ke dalam mangkuk saji, tambahkan daun selada, taburi daun seledri. Hidangkan dengan sambal cabai (botolan).
Catatan:
  • saya membulat2kan adonan bakso nya menggunakan tangan yang sudah memakai sarung tangan plastik, agar didapat bentuk bakso yang bulat.
  • ukuran bakso yang saya buat, kira2 sebesar bakso2 pada umumnya. karena kalo sebesar kelereng seperti di resep, menurut saya terlalu kecil. karena nanti begitu bakso nya selesai digoreng, bakso nya akan mengkerut sedikit ukurannya. tapi begitu dimasukkan ke dalam kuah dan dididihkan, bakso akan mengembang kembali.
  • semua bumbu disesuaikan dengan selera yaa....

24 November 2011

Es Kuweni



Kuweni adalah sejenis mangga yang memiliki harum yang sangat kuat. Makanya dalam bahasa inggris, Mangga Kuweni disebut juga dengan Fragrant Mango. Mangga Kuweni lebih kecil dari mangga harum manis. Rasanya manis dengan sedikit serat. Mangga ini memiliki getah saat dikupas. Getah ini yang bisa membuat gatal di bibir atau mulut. Supaya aman saat mengkonsumsi mangga ini, dianjurkan mengupas kulitnya agak tebal hingga terlihat dagingnya dan tidak ada jejak hijau dari kulitnya.




Es Kuweni ini rasanya seger banget. Perpaduan rasa manis, asam, pedas dan wangi, cocok banget buat orang yang lagi ngidam...:). Tapi buat yang ga lagi ngidam, juga cocok sihh, apalagi kalo cuaca sedang panas2nya. Hmmm, segerr, sluuurrppp....


Es Kuweni
Sumber: Majalah Femina

Bahan:
1 kg mangga kuweni matang, kupas
200 gr gula pasir
1/2 sdt garam
1 buah cabai merah besar, iris serong tipis
1 buah cabai rawit merah, iris bulat tipis
1 buah jeruk nipis, ambil airnya ----- berhubung tidak ada, saya ganti air jeruk lemon
500 ml air es
es batu secukupnya


Cara membuat:
  1. Iris daging mangga bentuk memanjang seperti korek api.
  2. Campur mangga bersama gula pasir dan garam. Aduk rata hingga daging mangga agak layu.
  3. Masukkan cabai potong. Aduk rata. Tutup dengan plastik lengket (cling plastic). Simpan dalam lemari pendingin hingga bumbu meresap dan mangga mengeluarkan airnya (kira 30 menit).
  4. Keluarkan es kuweni dari lemari pendingin, tuangi air jeruk nipis/jeruk lemon dan air es. Aduk rata. Masukkan ke dalam gelas saji. Tambahkan es batu, sajikan dingin.

Catatan:
  • pengalaman saya, pilih mangga kuweni yang tidak terlalu matang. karena kalo terlalu matang, mangga akan susah dipotong bentuk korek api, karena daging mangga kuweni sudah lembek dan berserat.
  • setelah mangga kuweni dikupas kulitnya, ada baiknya mangga dicuci kembali sampai getah yang menempel pada mangga hilang.
  • agar cita rasa minuman tidak hambar karena mencairnya es batu, gunakan es batu yang terbuat dari air kuweni.

 
 

Kue Bandros



Saya baru tau kalo ternyata kue ini nama yang bener adalah Kue Bandros bukan Kue Pancong. Saya pikir selama ini Kue Pancong = Kue Bandros. Dan ternyata saya salah.  Tau nya saya waktu saya upload foto kue ini di fb, dengan judul kue pancong. Langsung diprotes abis2an sama temen saya yang lumayan ngerti kuliner tradisional. Temen saya ini ngotot, kalo ini namanya Kue Bandros. Kalo kue pancong, adonannya manis, hampir mirip kue cubit/kue pukis. Nah lho, saya baru tau tuh kalo kue pancong ternyata yang bener rasanya manis. Soalnya saya dapat resep kue ini dari 2 sumber yang berbeda, sama2 menyebutnya kue pancong. Jadi bingung kan? Akhirnya karena temen saya ngotot terus, saya googling lah mencari tau kebenaran, hehehe.... Eh, ternyata temen saya yang bener, hahaha, maluuuuu.... Menurut teman saya, penjual kue bandros di Jakarta lebih sering menyebutnya Kue Pancong, walopun sebenernya itu adalah Kue Bandros. Ga tau deh alasannya apa. Pantesan, saya yang lahir dan besar di Jakarta lebih familiar dengan nama Kue Pancong ketimbang Kue Bandros.

Kue Bandros ini terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, santan dan sedikit garam. Makannya biasa ditabur atau dicocol gula pasir. Asalnya panganan ini dari Jawa Barat. Ada juga kue yang serupa bentuknya tapi diberi siraman gula aren kental, namanya Kue Ranggi/Rangin. Kalo yang ini katanya asalnya dari betawi. Tapi temen saya yang orang sukabumi cerita, kalo di daerahnya, Kue Bandros ada 2: Bandros Asin dan Bandros Manis. Bandros asin ya seperti yang udah saya ceritakan, kalo yang manis seperti kue pancong, jadi terbuat dari terigu, gula dan diatasnya dikasih potongan2 kelapa. Jadi di Jawa Barat, baik Kue Bandros maupun Kue Pancong, sama2 namanya Kue Bandros....:).

Kue Bandros ini nikmat banget dimakan panas2 baru diangkat dari cetakan. Rasanya gurih, asin dan manis dari gula nya, nikmehh....:). Berhubung saya ga punya cetakan kue Bandros, pake yang ada aja yaitu cetakan kue pukis. Makanya hasil akhirnya tidak seperti yang biasa dijual abang2, sambung menyambung satu sama lain.


Kue Bandros
Sumber: Primarasa Indonesia "Kue Tradisional Nusantara"
(judul asli di buku: Kue Pancong)

Bahan:
200 gr (1/2 butir) kelapa yang tidak terlalu tua ---- kupas kulitnya
200 gr tepung beras
1 1/2 sdt garam ----- kalo merasa keasinan, cukup 1 sdt saja
600 ml santan dari 1 butir kelapa ----- saya pake santan instan
2 sdm minyak goreng untuk olesan

Taburan:
25 gr gula pasir

Cara Membuat:
  1. Parut kelapa memanjang, peras sedikit santannya supaya tidak terlalu basah. Campur jadi satu bersaa tepung dan garam. Masukkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
  2. Panaskan cetakan kue bandros yang tertutup. Cetakan cukup panas bila adonan mendesis jika diteteskan. Setelah panas, olesi cetakan dengan minyak.
  3. Masukkan adonan ke dalam cetakan sampai penuh, lalu tutup. Panggang dengan api kecil hingga matang (kurleb 15 menit atau lebih, tergantung api masing2 kompor), lepaskan dari cetakannya selagi masih panas.
  4. Sajikan panas/hangat dengan taburan gula pasir diatasnya.

Catatan:
  • Kue ini lebih nikmat dinikmati saat masih panas/hangat. 
  • Saya mengolesi cetakannya dengan minyak memakai daun pandan, supaya kue nya wangi. Caranya: ambil beberapa helai daun pandan, lipat2 hingga menjadi lipatan daun pandan sepanjang kurleb 10cm, ikat dgn daun pandan juga. Gunakan lipatan daun pandan ini sebagai kuas untuk meminyaki cetakan kue bandros.

14 November 2011

Wingko Singkong Keju



Wingko adalah kue tradisional khas Indonesia. Terbuat dari kelapa, tepung ketan, gula dan telur. Wingko biasanya berbentuk bundar dan agak keras serta biasa disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Wingko dapat dijual dalam bentuk bundar yang besar atau juga berupa kue-kue kecil yang dibungkus kertas. Kombinasi gula dan kelapa menjadikan kue ini nikmat. Harga kue ini dapat bervariasi tergantung tempat menjualnya dan merek wingko ini (Wikipedia). 

Nah, kali ini saya mau sharing resep wingko yang sudah dimodifikasi. Masih menggunakan unsur kelapa tapi pemakaian tepung ketan diganti dengan parutan singkong. Rasanya? Masih mirip dengan wingko hanya kenyalnya beda. Kalo wingko singkong ini kenyalnya menyerupai kenyalnya jajanan lain yg terbuat dari singkong, seperti: sentiling atau kue kaca mata, tapi masih ada jejak khas rasa wingko nya. Jadi kalo di rumah punya singkong dan bosan dibuat singkong goreng atau singkong rebus, cobain deh resep ini. Rasanya ga kalah enak dengan wingko asli. Apalagi diberi tambahan keju, rasanya jadi tambah asik: legit dan gurih.


Wingko Singkong Keju
Sumber: Seri Masak Femina Primarasa Inspirasi Usaha Boga 2 "Lezat dari Umbi"

Bahan:
1 kg singkong kupas
200 gr kelapa --- pilih yang sedang, jangan terlalu tua
1/2 sdt garam
5 butir telur
250 gr gula pasir ---- saya hanya pake 200 gr
1/2 sdt vanili bubuk
200 ml susu kental manis putih ---- saya ganti dengan susu kental manis keju
100 ml air kelapa ---- berhubung ga ada, saya ganti dengan santan
100 gr keju cheddar parut, untuk taburan

Cara Membuat:
  1. Panaskan oven pada suhu 180 derajat celcius. Siapkan loyang ukuran 30 x 20 x 3 cm. Olesi minyak, alasi kertas roti. Parut singkong dan kelapa, lalu campur bersama garam, aduk rata, sisihkan.
  2. Kocok telur, gula pasir dan vanili menggunakan pengocok kawat hingga berbusa dan gula larut. Masukkan ke dalam wadah berisi campuran singkong - kelapa. Aduk.
  3. Tambahkan susu kental manis dan air kelapa/santan. Aduk rata.
  4. Tuang adonan ke dalam cetakan yang sudah disiapkan, taburi atasnya dengan keju parut.
  5. Masukkan loyang ke dalam oven yang telah dipanaskan, panggang selama 60 menit hingga matang dan permukaannya berwarna kuning kecokelatan, angkat, dinginkan.
  6. Keluarkan kue dari loyang, lepaskan kertas rotinya, potong2, sajikan.

Catatan:
  • berhubung saya ga punya loyang ukuran 30 x 20 x 3 cm, saya pakai loyang ukuran 26 x 26 x 4 cm, ternyata pas.
  • saya menaburkan keju cheddar setelah adonan dipanggang setengah matang (kira2 30 menit). 
  • Kue ini lebih nikmat dimakan dalam keadaan hangat. 


 


10 November 2011

Udang Mayones



Tadinya masakan ini mau diikutsertakan ke ajang NCC Chinese Food Week juga, tapi berhubung banyak juga yang entry masakan ini, akhirnya ga jadi...:). Saya posting disini karena masakan ini mudah banget bikinnya, rasanya juga beda-beda tipis sama yang ada di resto2 terkenal. Kalo liat bahan2nya, rasanya ga mau lagi deh beli di resto. Abisnya kalo di resto, harganya aduhai, padahal udangnya kecil2. Kalo bikin sendiri kan puas, udangnya besar2, saus mayones nya bisa dibanyakin sesukanya. Dan pastinya, biaya yang dikeluarkan tidak semahal kalo beli jadi di restoran.

Cobain deh, resep ini sungguh gampil. Di internet juga udah banyak beredar resep2 seperti ini. Kalo dipresentasi seperti di resto2, keluarga pasti suka, karena serasa makan di resto. Menurut saya, presentasi makanan itu walo sepele, tapi penting lho... Karena tampilan makanan yang menarik, membuat orang yang tadinya tidak tertarik, jadi mau mencoba mencicipi. Ini yang ibu ajarkan ke saya. Biar cuman sekedar tempe goreng, kalo dipotong dengan bentuk yang baik, digoreng hingga kuning keemasan (bkn agak gosong) dan ditata dengan apik diatas piring yang sesuai, tempe menjadi menarik untuk dicomot, bukan? Jadi jangan sepelekan presentasi makanan. Dengan presentasi yang baik, bisa mengangkat derajat makanan yang tadinya biasa-biasa saja menjadi menggiurkan untuk disantap.


Udang Mayones
Sumber: Seri Masak Femina " Hidangan Populer ala Kafe"

Bahan:
300 gr udang jerbung ukuran sedang
1/4 sdt kecap asin
1/8 sdt merica bubuk
1 putih telur
50 gr tepung kanji
minyak untuk menggoreng
1/2 sdt wijen hitam, sangrai, untuk taburan

Saus:
4 sdm mayones
2 sdt madu ---- saya suka ganti dengan susu kental manis
1 sdt air jeruk lemon


Cara Membuat:
  1. Kupas kulit dan ekor udang, belah punggungnya dan keluarkan kotoran hitam pada punggungnya. Olesi udang dengan kecap asin dan merica, sisihkan agar bumbu meresap (kurleb 10 menit).
  2. Kocok putih telur dengan garpu, celupkan udang satu per satu ke dalam putih telur, kemudian gulingkan ke dalam tepung kanji. Tepiskan sisa tepung.
  3. Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan diatas api besar. Masukkan udang balut tepung secara bertahap, goreng dalam minyak panas hingga matang (kurle 3 menit), angkat, tiriskan.
  4. Campur bahan saus di dalam mangkuk, aduk rata, masukkan udang goreng, aduk hingga udang terselimuti saus. (saya tidak melakukan tahap ini karena saus nya hanya saya semprotkan diatas udangnya).
  5. Pindahkan udang mayones ke atas piring saji, taburi atasnya dengan wijen hitam, sajikan.

Catatan:
  • saya tidak melakukan langkah ke-4, karena saya ingin mempertahankan kerenyahan dari udang gorengnya. jadi udang ditata diatas piring saji, baru disemprot/coret2 atasnya dengan saus mayones. saus mayonesnya sebelumnya saya masukkan ke dalam kantong plastik segitiga dengan ujungnya digunting sedikit.
  • saya suka saus mayones yang rada manis, jadi ukuran 2 sdt seperti diatas, menurut saya agak kurang. silakan disesuaikan dengan selera masing2.


09 November 2011

Wonton with Chilli Oil

 Akhirnya kesampaian juga ikut Chinese Food Week di milis, setelah maju mundur ikutan apa engga. Udah mepet banget kirim entry-nya, pas deadline. Mudah2an masih bisa diikutsertakan. Kalo engga, ya buat nambah2 resep aja....:). Secara kebanyakan yang pengen dibuat sih.... Awal-awal pengen bikin Ma Po Tofu yang artinya Tahu Nyonya Bopeng (lucu ya) karena asal resep ini dari sebuah restoran di Sichuan yang didirikan kurang lebih 150 tahun yang lalu oleh Si Nyonya Bopeng tersebut. Ga jadi, karena udah ada yang bikin. Ganti resep lain, pengen bikin cakwe yang ternyata nama cina nya adalah You Tiau atau Crispy Chinese Crullers. Ga jadi lagi, karena ga punya salah satu bahannya, yaitu ammonium bicarbonate. Bikin yang gampang aja, Lotus Seed Soup atau ada yang menyebutnya Lienci Manis alias biji teratai dengan gula batu, sebangsa dessert yang terbuat dari biji teratai dan gula batu. Eh, ga jadi juga. Hahahaha..... Inilah akibat kebanyakan buku resep, sampai bingung mau milih resep yang mana. Saya sampai punya 2 buku resep masakan cina asli dari Cina terbitan tahun 1974, warisan dari ibu saya. Resep2nya menarik, walo sebagian besar berbahan baku B2. Tapi masih ada resep2 lain yang layak dicoba. Tapi ya itulah saya, kebanyakan ngikutin mood, akhirnya ga ada satu resep pun dari buku itu yang saya uji coba. Nanti deh ya, saya jadikan next project....:).

Setelah hati bimbang tak menentu, sementara waktu terus bergerak maju, akhirnya pilihan saya jatuh pada resep dari buku seri masak Femina "Cina Szechuan". Saya memilih Wonton with Chilli Oil karena tertarik aja dengan resepnya. Mudah dan praktis. Untuk rasa, sebenernya enak, tapi mungkin untuk lidah beberapa orang, Wonton with Chilli Oil ini rada kuat cita rasanya. Kalo wonton nya sendiri rasanya seperti pangsit rebus pada umumnya. Yang membuat unik adalah saus siramannya yang terbuat dari chilli oil dan merica szechuan.




Provinsi Szechuan atau ada yang menyebut Sechuan atau Sichuan, adalah sebuah provinsi yang terletak di bagian barat daya Cina. Szechuan dengan ibukotanya Chengdu, terkenal dengan masakannya yang bercita rasa lezat. Bahkan merupakan salah satu dari 4 daerah kuliner yang terkenal di Cina (3 lainnya adalah di bagian utara: Mandarin, selatan: Kanton, dan timur: Shanghai). Provinsi Szechuan dikelilingi pegunungan dan mendapat sebutan "daerah ikan dan beras". Iklim semi tropis di daerah Barat ini menguntungkan untuk bertumbuhnya secara berlimpah buah, sayuran dan berbagai macam rempah terutama cabe dan merica szechuan. Ditambah pengaruh Tibet, India, dan Pakistan yang berbatasan langsung dengan Szechuan maka masakan dari daerah ini merupakan satu2nya masakan Cina yang bercita rasa pedas.

Orang2 Szechuan menyukai makanan pedas karena menurut mereka akan membuat keluar keringat, sehingga membantu kulit tetap lembab di musim panas, dan membuat mereka tetap hangat dan segar saat musim dingin. Cita rasa pedas sering dipadukan dengan aroma merica merah szechuan, pasta wijen, tauco, daun bawang, jahe, bawang putih, kecap asin dan cuka beras. Ciri lain dari sajian szechuan adalah menggunakan kacang2an misalnya kacang mete dan walnuts. (Sumber: Seri Masak Femina, Cina Szechuan).




Salah satu bahan yang sering dipakai pada masakan Szechuan adalah merica szechuan (zanthoxylum pipertum). Merica szechuan disebut juga fagara, berasal dari provinsi szechuan di Cina bagian barat. Merica ini tidak termasuk dalam keluarga merica biasa, tetapi termasuk dalam keluarga pohon buah berry. Buah berry merah dipetik pada musim gugur dan dibiarkan kering terkena sinar matahari. Buah berry ini berukuran sekitar 1 cm. Buah berry yang kering ini lalu terbuka dan membentuk sekuntum bunga. Merica ini dikenal dengan sebutan Huajiao yang memberi cita rasa tidak sepedas merica yang lain. Merica szechuan tidak bisa digantikan dengan merica biasa. Saat digunakan, bisa dalam bentuk butiran, dimemarkan/ditumbuk, atau berupa bubuk. Merica ini sering digunakan dalam hidangan klasik szechuan seperti Mie Szechuan dengan daging bebek dan hidangan tumis lainnya.


Wonton with Chilli Oil
Sumber: Seri Masak Femina "Cina Szechuan"

Bahan:
100 gr daging ayam cincang
100 gr udang, kupas, buang kulit, cincang
1 batang daun bawang, cincang halus
1 putih telur
1/2 sdm tepung maizena
1 sdt kecap asin
1 cm jahe, cincang
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir atau sesuai selera
1/2 sdt garam atau sesuai selera
12 lembar kulit pangsit ----- saya pake kulit gyoza


Saus (campur jadi satu):
3 sdt minyak cabai (chilli oil)
1 sdt gula pasir atau sesuai selera
1 sdt kecap asin
1/2 sdt garam atau sesuai selera
1 sdt merica szechuan

Hiasan:
2 buah cabai merah, iris serong 1/2 cm
daun ketumbar

Cara Membuat:
  1. Aduk jadi satu daging ayam, udang, daun bawang, putih telur, tepung maizena, kecap asin, jahe, merica, gula dan garam.
  2. Letakkan kulit pangsit diatas talenan datar, taruh 1 sdm adonan daging di tengah setiap lembaran kulit pangsit. Dengan menggunakan kuas, basahi pinggiran kulit pangsit dengan air. 
  3. Lipat kulit pangsit jadi 2 sehingga berbentuk setengah lingkaran, tekan pinggirannya sampai melekat. Lakukan sampai kulit dan adonan habis.
  4. Didihkan air dalam panci, masukkan pangsit secara bertahap dan biarkan mendidih sampai pangsit mengapung di permukaan air, angkat, tiriskan.
  5. Letakkan pangsit rebus diatas piring saji, tuangkan campuran saus diatasnya. Aduk sampai rata, lalu hias dengan cabe iris dan daun ketumbar.


Catatan:
  • Masakan ini lebih lezat bila dihidangkan segera dalam keadaan hangat.
  • Chilli oil ini sungguh pedas. Jika kurang suka pedas, bisa dikurangi jumlahnya.
  • Rasa makanan ini unik. Pedas, asin dan wangi merica szechuan yang khas. Mungkin untuk sebagian orang rada aneh, tapi sebenarnya enak koq, asal perbandingan gula, garam dan kecap asin nya pas. Untuk itu disarankan, jumlah masing2 bahan tersebut disesuaikan dengan selera.
 

05 Oktober 2011

Orak-Arik Sawi Putih



Sudah beberapa hari ini Jakarta mendung aja. Di daerah lain udah mulai hujan, di tempat saya cuma dapet mendungnya. Udara jadi panas, sumuk kalo orang Jawa bilang. Pengen makan yang seger-seger. Kebetulan udah 2 hari ini saya menjalani diet karbo (cieeeee.....uhuy!). Dalam rangka menurunkan berat badan yang udah ga bisa ditolerir lagi. Jadi untuk pelaku diet karbo, menu sehari-hari sebagian besar ya sayur-sayuran. Daging-dagingan masih boleh, tapi sebaiknya yang rendah lemak. 

Kebetulan di rumah ada sawi putih. Sengaja beli sayuran ini karena dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti ajang Chinese Food Week (CFW) di milis. Jadi sebelum ikutan CFW, pemanasan dulu dengan membuat salah satu macam masakan Cina. Yang mudah-mudah aja, namanya juga pemanasan....:). Selain itu, kunci kelezatan masakan Cina sebenarnya bukan dari bahannya yang sulit, tapi dari kesegaran bahannya dan kesederhanaan bumbu dan proses memasaknya yang mampu menghasilkan masakan bercita rasa lezat, yang sudah diakui oleh orang-orang di seluruh dunia.





Konon, sawi putih adalah jenis sayuran yang berasal dari Cina. Sawi atau orang barat menyebutnya Wombok (Chinese Cabbage), termasuk golongan sayuran daun seperti kubis dan petsai. Hampir semua orang menyukai daun sawi karena rasanya enak dan segar. Sawi biasa digunakan untuk tumisan, lalap ataupun asinan. Daun sawi banyak mengandung vitamin A dan C, dan sedikit vitamin B. Jenis sawi putih memiliki daun yang lebar, berwarna hijau muda, lemas, dan halus, serta mempunyai tangkai daun yang panjang dan bersayap melengkung ke bawah. Batangnya pendek tegap. Rasanya enak sehingga lebih banyak disukai orang.


Resep sawi putih yang saya buat ini merupakan resep masakan Tionghoa yang sudah beradaptasi dengan masakan Indonesia. Orak-Arik Sawi Putih ini sudah banyak dimasak di banyak dapur di Indonesia. Bahan-bahannya simpel, membuatnya cepat dan mudah, dan hasilnya enak. Seperti pada kebanyakan masakan Cina, penggunaan bawang putih dan jahe menjadi semacam kewajiban. Ditambah sedikit saus tiram dan kecap wijen, jadilah lauk sayur sederhana namun tetap nikmat.





Orak-arik Sawi Putih
Sumber: Dapur Naga di Indonesia, Aneka Resep Hidangan Lezat, Paduan Kuliner Tionghoa dan Indonesia


Bahan:
400 gr sawi putih, potong selebar 2 cm
2 butir telur ayam, kocok
4 siung bawang putih, iris tipis
1 kerat jahe, iris tipis
2 cabe merah, buang biji, potong tipis memanjang
2 sdm minyak goreng, untuk menumis
200 ml kaldu ayam
2 sdm saus tiram
1/4 sdt minyak wijen
1/4 sdt garam atau secukupnya
1/4 sdt merica bubuk atau secukupnya
sedikit gula jika suka ------- tambahan dari saya


Cara Membuat:
  1. Tumis bawang putih, jahe dan cabe merah hingga harum. Tambahkan telur sambil diaduk-aduk hingga menggumpal. Tuangkan kaldu dan tambahkan sawi.
  2. Bumbui dengan saus tiram, minyak wijen, garam dan merica. Didihkan dan masak hingga matang, tetapi jangan sampai terlalu lunak.
  3. Angkat, hidangkan.





04 Oktober 2011

Chicken Potato Souffle

Kali ini saya mau posting resep Chicken Potato Souffle karya salah satu suhu di milis NCC, Pak Sahak. Sejak kenal resep ini, saya dah bikin berkali-kali, dan termasuk yang disukai oleh keluarga saya. Karena rasanya enak, gurih, unik dan cukup mengenyangkan.

Souffle sendiri adalah sejenis pastry yang mengandalkan kuning telur dan putih telur untuk membuat adonan mumbul dan mekar sebelum akhirnya jatuh mimpes setelah beberapa menit keluar dari oven. Tidak heran, karena arti kata souffle sendiri adalah "to blow up" atau "puff up". Cara membuatnya mirip seperti bikin sus (choux). Pertama membuat adonan tepungnya dulu baru kemudian dicampurkan dengan kuning telur dan putih telur. Hanya saja kalo di souffle, putih telur dikocok tersendiri dan sampai kaku.




Kemarin saya buat ini karena dimintai tolong sama ibu saya untuk bikin buah tangan untuk diberikan kepada dokter langganannya. Biasanya suka saya buatin macaroni schotel, lasagna, skotel kentang brokoli. Pokoknya one meal dish lah. Tapi kali ini saya tawarin Chicken Potato Souffle aja, supaya dokternya juga ga bosen, makan pasta lagi, pasta lagi....:). Ibu saya setuju. Akhirnya kemarin bikin satu resep. Yang untuk dikasih, saya cetak di loyang alumunium foil ukuran 20x20cm, sisanya saya cetak di 4 cup oval alu-foil dan di 2 ramekin merah kesayangan saya. Yang terakhir siy ada maksudnya. Biar kalo di foto rada cantikan dikit, hehehehe....

Ada sedikit modifikasi yang saya lakukan, yaitu penambahan bahan daging ayam rebus. Karena di resep hanya menggunakan daging ayam asap. Sementara sekarang ini susah dapet daging ayam asap. Kapan itu saya dapet yang merek AROMA, beli di grand lucky. Dagingnya tipis, dan kecil pula ukurannya. Wah, ini mah bisa boros di ongkos....:). Akhirnya supaya isiannya rada banyakan, saya tambahin daging ayam rebus. Bisa juga ditambahkan potongan jamur kancing kalengan kalo mau. Saya sendiri siy belom pernah nyoba.


Chicken Potato Souffle
By Pak Sahak 


Bahan:
  • 5 buah smoked chicken, potong dadu
  • 1 buah dada ayam, rebus, potong dadu --------- ini tambahan dari saya
  • 250 gr butter/mentega
  • 150 gr tepung terigu
  • 100 gr kacang polong kalengan
  • 500 gr fresh cream/cooking cream ---------- saya pake susu cair biasa
  • 200 gr kentang, kukus, haluskan
  • 7 butir kuning telur
  • 7 butir putih telur, kocok kaku
  • 100 gr keju parut, dan tambahan untuk taburan
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm gula pasir
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 1 sdt kaldu bubuk

Cara Membuat:
  1. Panaskan butter sampai cair, lalu masukkan tepung terigu lalu aduk rata.
  2. Masukkan fresh cream (susu cair), garam, gula pasir, merica bubuk, pala bubuk, dan kaldu bubuk. Aduk rata.
  3. Masukkan kentang kukus, smoked chicken, daging ayam rebus, dan kacang polong. Aduk rata.
  4. Angkat dari kompor.
  5. Masukkan kuning telur dan keju parut. Aduk rata.
  6. Masukkan putih telur yang sudah dikocok kaku ke dalam adonan secara perlahan, aduk hingga rata.
  7. Tuang ke dalam pinggan/loyang aluminium foil. Taburi dengan parutan keju.
  8. Panggang dengan suhu 150 derajat celcius selama 30 menit atau sampai matang.

Catatan:
  • butter bisa diganti dengan margarin, walo secara rasa lebih enak pake butter ya...
  • butter bisa pake yang unsalted atau yang salted. Tapi jika memakai yang salted, jumlah garam dalam resep harus dikurangi supaya ga keasinan.
  • memasukkan kuning telur jangan diatas api, karena nanti kuning telurnya bisa matang. kalo kuning telurnya matang, souffle nya ga mau mumbul dan mekar. mirip2 kayak bikin sus deh.

27 September 2011

Pukis Pandan Keju



Lagi flu berat. Suara hilang.....:). Kalo lagi sakit, biasanya suka pengen ngemil. Kebetulan beberapa hari sebelumnya, di milis NCC, Bu Fat posting resep kue pukis. Kue Pukis termasuk jajan pasar favorit nih.. Apalagi yang diposting Pukis Pandan Keju. Dari judulnya dah terbayang kelezatannya.....^_^.

Waktu itu sempet juga nyoba bikin Kue Pukis pake resep dari sebuah majalah masak-memasak. Tapi hasilnya menurut saya kurang mantap. Rasa pukisnya rada asem. Pokoke kurang sip lah. Nah, Pukis Pandan Keju ini rasanya enak banget. Empuk, menul2, kombinasi pandan-suji (saya pake air perasan daun pandan-suji) dan keju nya pas banget. Pukis ini pukis priyayi. Dalam arti, empuk banget, beda dengan yang biasa dijual2. Mungkin karena pemakaian telurnya yang agak banyak.



Pukis Pandan Keju

Sumber: NCC - Fatmah Bahalwan

Bahan A:
  • 50 gr tepung terigu protein sedang
  • 100 ml air
  • 11 gr ragi instan (1 sachet)
Bahan B:
  • 4 butir telur utuh
  • 4 butir kuning telur
  • 300 gr gula pasir
Bahan C:
  • 250 gr tepung protein sedang
Bahan D:
  • 400 ml santan kental
  • 1 sdm mentega, dicairkan
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt pasta pandan
Topping: 100 gr keju cheddar, potong panjang

Cara Membuat:
  1. Campur semua bahan A, aduk hingga rata. Diamkan selama 15 menit.
  2. Kocok bahan B hingga kental, tuangi adonan A, aduk rata, masukkan juga bahan C aduk  rata.
  3. Campur semua bahan D, tuangkan kedalam adonan. Aduk rata, diamkan selama 2 jam.
  4. Panaskan cetakan kue pukis, olesi cetakan dengan mentega, tuangi adonan hingga tiga perempat penuh, biarkan sampai tampak berbuih dan berlubang-lubang, beri sepotong keju pada tiap pukis,  tutup cetakan hingga pukis matang. Angkat.


Catatan:
  • Panaskan cetakan minimal 15 menit.
  • Sebaiknya jarak antara cetakan dengan api tidak begitu dekat, agar pukis tidak cepat gosong.
  • Gunakan api kecil saja, supaya adonan tidak cepat gosong sementara dalamnya masih mentah.
  • Supaya pukis tidak terlalu berlubang-lubang permukaannya, begitu adonan mentah dituang, segera tutup cetakan. Tunggu beberapa saat, buka lagi tutupnya, beri keju, kemudian tutup lagi, panggang hingga matang.
  • Olesan mentega pada cetakan dilakukan sekali saja waktu pertama kali cetakan dipanaskan. Untuk berikutnya tidak perlu diolesi. Hal ini untuk mencegah kulit luar pukis bopeng-bopeng.
  • Jika memakai air daun pandan-suji, kurangi jumlah santannya sebanyak 100 ml, ganti dengan air perasan daun pandan-suji sebanyak jumlah yg sama.
  • Air pandan-suji bisa dibuat dari 30 lembar daun suji + 10 lembar daun pandan + air, blender hingga halus, saring, buang ampasnya, ambil air perasannya.
  • Karena saya tadi buat 1/2 resep, hasilnya sekitar 26 buah, jadi mungkin 1 resep bisa jadi kurang lebih 52 - 54 buah pukis.

24 September 2011

Fruit Salad With Cream Cheese Dressing



Haluuuu, jumpa lagi.....^_^. Dah lama banget ya ga update blog ini. Begitu juga dengan flickr. Kayaknya dua2nya udah pada lumutan deh saking lamanya ga dijenguk.....:). Kumat malesnya. Males uji coba resep. Males moto makanan. Payah niy saya....

Penyakit "M" ini seharusnya ga boleh dipelihara. Bener2 merusak diri. Demotivasi, otak tumpul, tidak kreatif dan membuat badan gemuk....:). Seperti yang terjadi pada saya sekarang ini. Badan bertambah gemuk dan tidak kreatif. Coba lihat foto2 pada postingan kali ini. Saking dah lama ga pegang kamera, foto2 nya jadi boring & mati gaya. Tangan jadi kaku, feeling kurang oke, mata kurang jeli dan pikiran ga kreatif. Harus mulai dari awal lagi untuk membangkitkan semangat untuk lebih rajin menguji resep, mencoba hal2 baru dan belajar lebih dalam lagi untuk fotografi. Semoga semangat ini bukan sesaat aja yaaa.. Semoga spirit ini bertahan lama agar saya bisa lebih banyak lagi sharing resep2 untuk pengunjung blog saya....:).

Yak, kembali ke postingan. Kali ini saya mau posting salah satu andalan jualan saya, yaitu Fruit Salad. Salad biasanya terdiri dari berbagai macam sayur2an. Tapi sekarang ini orang banyak yang memodifikasi salad dengan buah2an. Atau kombinasi keduanya. Salad termasuk dalam kategori appetizer atau makanan pembuka. Karena biasanya cita rasanya segar, sedikit asam sehingga bisa membangkitkan selera makan. Segarnya terwakili oleh sayuran atau buah2an, sedangkan asam datang dari dressing nya. Dressing adalah saus yang menyertai salad. Dressing ada bermacam-macam. Mulai dari yang sederhana yang terbuat dari campuran minyak zaitun dan air jeruk lemon, atau yang terbuat dari kuning telur seperti mayoneis. Ada juga thousand island, yang terbuat dari campuran mayoneis, saus tomat dan cincangan acar timun. Selain dressing, salad juga biasanya diberi topping. Misalnya, diberi taburan crouton (potongan dadu roti kering), keju parmesan, tumisan daging asap, potato chips dan masih banyak lagi. Topping ini berfungsi memberi tekstur pada salad, sehingga rasa salad tidak membosankan dan ada sensasi gurih dan crunchy nya.



Nah, yang saya buat ini bukanlah termasuk golongan salad seperti yang udah saya jelaskan diatas. Fruit Salad versi saya ini lebih cocok masuk dalam golongan dessert. Mengapa? Karena, pertama, saya lebih banyak menggunakan buah kaleng. Sedangkan salad biasanya terbuat dari sayur/buah2an segar. Kedua, dressing saya merupakan kombinasi antara cream cheese, yoghurt, whipped cream, vla dan jeruk lemon. Jadi bisa dibayangkan kalo cita rasa fruit salad saya ini lebih ke arah manis, dengan sedikit rasa asam yang berasal dari buah kaleng dan lemon. Ide ini datang dari milis yang saya ikuti. Beberapa tahun yang lalu, di milis sempat heboh membahas tentang fruit salad. Ada banyak versi dressing yang dibuat teman2. Begitu juga kombinasi buah2an nya. Kalo diliat secara umum, kebanyakan teman2 memakai dressing yang terbuat dari kombinasi: mayoneis, yoghurt dan susu kental manis. Untuk buah nya, mereka rata2 memakai buah2an segar dan dipilih yang tidak terlalu lembek. Hal ini supaya salad nantinya tidak mudah berair. Apel, anggur, melon, pir dan pepaya adalah buah yang rata2 dipilih teman2 untuk membuat fruit salad. 

Dari hasil diskusi dan masukan dari teman2, akhirnya saya meramu sendiri fruit salad yang saya inginkan. Saya memutuskan memakai buah kaleng karena alasan ketahanan. Pernah suatu kali di sebuah acara, saya disuguhi fruit salad yang sudah basi. Setelah saya perhatikan, fruit salad nya terbuat dari buah2an segar. Mungkin karena si empu nya acara pesan dari temannya, dan fruit salad tersebut sudah ada sejak pagi, sedangkan acara baru mulai siang hari, tanpa masuk kulkas pula, si fruit salad jadi mudah basi. Dengan memakai buah kaleng, tentunya daya tahan fruit salad bisa lebih lama, karena selain buah nya sudah mengalami pengawetan, juga lebih higienis karena buah tidak sering terkena tangan. Saya juga menambahkan buah2an segar seperti anggur dan melon untuk memberi tekstur, karena biasanya buah kaleng cenderung empuk (kurang renyah). Sementara untuk dressing, saya buat dengan kombinasi 4 hal yang semuanya berbahan dasar susu: cream cheese, vla, yoghurt dan whipped cream. Awalnya pertama2 saya uji coba hanya mengkombinasi cream cheese dan whipped cream. Ternyata hasilnya mudah mencair dan kurang asam. Kemudian saya tambahkan yoghurt. Secara rasa sudah enak, tapi tetap mudah cair. Akhirnya, saya menambahkan adonan vla yang biasa buat isian sus, untuk menguatkan dressing agar tidak cepat mencair. Makanya kalo diliat di foto, dressing fruit salad saya cukup kental seperti vla. Sehingga apabila pemesan menaruh fruit salad di luar kulkas agak lama, fruit salad tidak cepat mencair. Dressing nya tetap creamy dan lembut. Ini dressing yang saya inginkan. Karena saya ga begitu suka dengan fruit salad yang dressing nya encer seperti susu. Menurut saya kurang yummy.......^_^.


Mungkin kalo diliat dari komposisi nya, fruit salad versi saya ini terkesan magteg yaa... Tapi engga juga koq. Karena saya memberikan air perasan jeruk lemon yang cukup banyak. Sehingga cita rasa fruit saladnya, manis, asam, segar, dan creamy. Lebih enak fruit salad ini dimakan dingin. Makanya fruit salad saya lebih cocok dijadikan dessert ketimbang appetizer. Mengapa disebut salad kalo memang untuk dessert? Ya karena ide awalnya dari fruit salad yang buat appetizer....:). Belum nemu judul yang pas untuk dessert ala saya ini. Mungkin ada yang mau menyumbang nama......:).

Ini resepnya, tapi sengaja ga pake takaran, karena saya sendiri juga selalu membuat dengan azaz kira2.....^_^:


Fruit Salad Ala Wati Cookery

Bahan2:
  • Buah kaleng/fruit cocktail, merek apa saja
  • Anggur, pilih yang manis dan seedless
  • Melon, boleh yang hijau atau yang orange (jenis honey dew)
  • Cream cheese, bisa cream cheese yg padat atau yang light (lebih encer)
  • Whipped cream
  • Yoghurt, pilih yoghurt set karena bentuknya lebih firm sehingga tidak mudah cair
  • Vla, bisa bikin sendiri atau kalo lebih praktis pake yang sudah jadi. biasanya di supermarket dijual dalam kemasan kotak. penggunaan nya tinggal ditambah air saja.
  • Air jeruk lemon
  • Susu kental manis
  • Keju, bisa sebagian dipotong dadu dimasukkan ke dalam adonan salad. Atau diparut dijadikan topping.
 Cara Membuat:
  1. Tiriskan buah kaleng dari airnya sampai tiris sekali. Kalo tidak sampai tiris sekali, nanti fruit saladnya akan mudah berair.
  2. Potong2 buah anggur dan melon sesuai selera.
  3. Dressing: kocok whipped cream sampai soft peak, masukkan cream cheese, kocok lagi hingga rata. Kemudian masukkan vla dan yoghurt nya. Tambahkan perasan air jeruk lemon sesuai keasaman yang diinginkan. Kocok sampai rata. Kemudian untuk rasa manisnya, tambahkan susu kental manis sesuai selera.
  4. Campur semua buah2an dalam wadah yang besar. Masukkan dressingnya, aduk semua hingga rata. Tuang fruit salad di dalam schaal atau pinggan, beri parutan keju diatasnya dan hias sesuai selera. Simpan di kulkas hingga saat dihidangkan.
 Selamat mencoba yaaa.... Semoga rasanya berkenan....:)

Penampakan Fruit Salad Jualan






18 Mei 2011

Kerapu Kuah Asam



Hubby lagi ga enak badan. Minta dibikinin Kuah Asam atau Kuah Asang kalo kata orang Minahasa. Memang cita rasanya yang asam dan segar cocok sekali buat orang2 yang lagi flu ato kurang fit. Pak Bondan Winarno dulu sempat bilang di acara nya bahwa kita jangan sering-sering makan ikan kerapu. Karena populasinya yang udah mulai berkurang. Pantes aja harga ikan kerapu termasuk yang mihil diantara ikan-ikan yang lain. Wah, maaf ya Pak Bondan, saya tetap pake ikan kerapu niy kalo masak Kuah Asam. Soalnya tekstur dagingnya paling pas deh dibanding ikan-ikan yang lain. Lain kali, mau coba pake ikan jenis lain deh, demi kelestarian ikan kerapu di Indonesia.....:).

Di resep nya, yang dipake sebenernya ikan Kerapu utuh. Tapi berhubung pengen yang praktis nya aja, jadi beli aja Kerapu Fillet yang dijual di supermarket. Di resto manado "Chamoe-chamoe", mereka masak Kuah Asam nya juga pake kerapu fillet. Enak juga....:). Bikin Kuah Asam ini termasuk gampang banget. Tinggal cemplang-cemplung, jadi deh. Buat yang ga jago masak kayak saya, Kuah Asam ini masuk dalam golongan masakan favorit. Oya, kalo mau lebih afdol, pake lemon cui untuk rasa asamnya. Wanginya khas, beda dengan jeruk nipis. Tapi berhubung agak susah juga mendapatkan lemon cui di Jakarta, jadinya saya pake jeruk nipis aja.

Kerapu Kuah Asam
Sumber: Primarasa Menu Keluarga

Bahan:
400 gr ikan kerapu/kepala ikan kerapu ------ saya pake yang fillet
1/2 sdt garam
2 sdm air jeruk nipis/lemon cui
1250 ml air
10 lembar daun jeruk
1 lembar daun kunyit
2 batang serai, memarkan
10 butir bawang merah, iris tipis
4 -5 buah cabai rawit, biarkan utuh
2 batang daun bawang
1 1/2 sdt garam
20 - 30 lembar daun kemangi
2 sdm air jeruk nipis/lemon cui

Cara Membuat:
  1. Siangi ikan, potong masing-masing jadi 2 - 3 bagian. (kalo saya karena menggunakan kerapu fillet, fillet nya tinggal dipotong-potong dadu ukuran 5x5 cm atau sesuai selera).Lumuri dengan garam dan air jeruk. Sisihkan selama 30 menit.
  2. Jerang panci berisi air diatas api. Masukkan daun jeruk, daun kunyit dan serai. Didihkan, kemudian kecilkan apinya. Masukkan bawang merah dan cabai rawit. Tutup panci dan biarkan mendidih di atas api kecil selama kurang lebih 10 menit.
  3. Buka tutup panci, didihkan kembali di atas api besar. Masukkan ikan, daun bawang dan garam. Masak selama kurang lebih 5 menit.
  4. Sebelum diangkat, masukkan daun kemangi dan air jeruk. Tunggu sebentar sampai daun kemangi layu. Hidangkan panas.
Catatan:
  • daging ikan kerapu cukup lembut. untuk itu jangan sering-sering diaduk-aduk, karena nanti dagingnya bisa hancur.
  • karena saya orang jawa, saya suka tambahkan sejumput gula pasir untuk mengimbangi asam nya jeruk nipis. tapi bagi yang kurang suka, ikuti saja resep diatas....:)




06 Mei 2011

Sentiling


Sentiling ini bukan acara tandingan "Sentilan Sentilun"-nya Butet Kertaradjasa yaaa....:). Tapi sentiling ini adalah sejenis panganan/jajan pasar dari Jawa Tengah yang terbuat dari parutan singkong, agar2 dan gula, yang kemudian dikukus dan dimakan bersama parutan kelapa. Ada juga yang menyebutnya talam singkong. Malah ada juga yang menamainya puding singkong. Ini mungkin karena ada unsur agar-agar jadi mirip sama puding. 

Ada sejarahnya kenapa panganan ini dinamakan Sentiling. Yang saya baca dari internet, pada tahun 1914, Kota Semarang pernah mengadakan expo tingkat dunia. Expo ini konon merupakan expo terbesar yang pernah dilaksanakan pada dekade 1910 - 1920. Bahkan expo ini tercatat juga dalam list world expo. Wah, Indonesia hebat juga ya jaman segitu udah bisa bikin expo tingkat dunia. Expo yang bernama Koloniale Tentoonstelling atau dalam lidah jawa jadi Pasar Malem Sentiling. Nah, sejak saat itulah dikenal istilah Sentiling. Rupanya pada saat itu kudapan berbahan baku singkong ini jadi salah satu buah tangan wajib, oleh-oleh dari Pasar Malam Sentiling. Jadilah makanan ini pun disebut Sentiling juga.....:).

Kenapa saya bikin jajan pasar ini? Karena ada request dari tetangga sebelah yang minta dibikinin snack yang dikukus. Kebetulan tetangga saya yang sudah sepuh ini punya penyakit jantung dan hipertensi. Jadi mereka menghindari makanan yang digoreng dan yang asin-asin. Akhirnya saya tawarin aja Sentiling ini. Karena kebetulan tetangga saya ini penggemar jajan pasar, apalagi yang terbuat dari singkong. Pada awalnya, mereka ga mengenal apa itu Sentiling. Padahal mereka orang jawa juga....:). Alhamdulillah, mereka suka dengan Sentiling buatan saya. Panganan murah meriah tapi enak.


Sentiling

Bahan:
1 kg singkong, parut
200 gr gula pasir
200 ml santan ----- saya pake santan instan
1/2 sdt garam
1 bungkus agar-agar
vanila bubuk secukupnya
pewarna merah
pewarna kuning

Bahan taburan:
1/2 butir kelapa yang agak muda, kupas kulitnya, parut, kukus bersama 1/2 sdt garam

Cara Membuat:
  1. Siapkan kukusan. Panaskan.
  2. Campur semua bahan: singkong parut, gula pasir, agar-agar dan santan hingga rata. Siapkan loyang ukuran 20x20 cm, olesi minyak dan alasi dengan plastik.
  3. Bagi 2 adonan, satu adonan beri pewarna merah, satu adonan lainnya beri pewarna kuning.
  4. Masukkan adonan kuning ke dalam loyang yang sudah disiapkan. Kukus selama 20 menit. Angkat. Tuang sisa adonan yang berwarna merah diatas adonan kuning. Kukus kembali kurang lebih 30 menit atau hingga matang.
  5. Potong-potong Sentiling dengan pisau yang sudah dilapisi dengan plastik (supaya tidak lengket) bentuk wajik atau sesuai selera. Segera gulingkan ke bahan taburan. Hidangkan.